Apapun jika ini tulus, kita akan bertemu lagi di masa depan

Jumat, 13 Juni 2014

Ketidakadilan

Hari ini purnama. Jika kita keluar rumah, akankah kita melihat langit yang sama? Meski jarak menjadi penghalang, walau hujan tak bertandang, akankah kita melihat samanya bulat bulan? Jika aku duduk di bangku panjang tersenyum manja, akankah kau melihat mungilnya bibirku? Akankan purnama memantulkan senyumku dan kau mampu menangkapnya? Atau kau memang tak mau?

Anehnya aku tidak menangkap seri wajahmu, apakah kau tidak tersenyum atau apakah kau berdiri mematung sembari menangis? Aku tidak tahu. Sebenarnya apa yang aku tahu? Sebenarnya apa yang kau tahu? Sebenarnya apa yang kita tahu? Selain memandang langit dan bulan yang sama, apalagi yang kita tahu? Yang terpenting, apakah kita saling menjamah hati sama lain? Apakah kita saling berharap satu sama lain? Adakah kata saling dalam hubungan kita? Jika tidak, maka sayang sekali. Jika tidak, bukankah kita seharusnya berhenti di sini? Ah bukan kita, aku. Aku seharusnya berhenti saat purnama. Aku berhenti melempar kata.

Mlg, 14.06.2014

Ketika aku percaya bahwa cinta sepihak hanyalah sebuah ketidakadilan