"Sepertinya pribadiku benar-benar bermasalah."
Terkadang aku begitu bodoh dalam memaknai sesuatu. Karena anak kecil di dalam diriku belum mau tumbuh dewasa. Jika ini atau itu adalah sebuah kalimat sindiran, lalu aku memaknainya dengan pikiran dingin mungkin emosiku akan sedikit stabil, iya hanya sedikit. Saat mencapai puncaknya, saat itu, mereka bilang aku jahat.
Apa definisi dari jahat? Apa definisi dari baik? Katanya 'mereka' saling berlawanan. Lalu bagaimana dengan berubah-ubah? Atau sesuatu yang konstan?
Kita bersahabat, sama dekat, kemanapun selalu melekat. Sayangnya kita menyukai orang yang sama. Ah, bukan sayagnya, bukankah ini bagus? Baiklah aku mengalah, ambil saja orang yang kamu suka itu. Namun, jika di pertengahan tali aku merasa goyah dan ingin terjatuh, bolehkah aku membawa lari kekasihmu, sahabatku? Aku tidak tahu lagi, tapi benar-benar boleh? Akan kulakukan, kalau seperti itu, apa panggilan yang bagus untukku? Baik? Jahat? Sebenarnya dimana batas antara kebaikan dan kejahatan? Tunjukkan padaku.
Kamu sangat menyayangi ibumu, suatu ketika ada tamu yang berkunjung tanpa maksud yang jelas dan membentak ibumu di hadapanmu. Ibumu ketakutan dan hampir menangis karena tidak begitu pandai dalam berpolitik. Jika seperti itu, apa yang harus kulakukan? Haruskah aku menampar pipi tamu itu lalu menjambak rambutnya kemudian mencakar wajahnya? Pada akhirnya aku akan dikenal sebagai anak yang tidak punya sopan santun; juga anak yang tak mampu melindungi. Ah, haruskah lapor polisi? Terlalu berlebihan, tapi mungkin kulakukan. Kalau seperti itu, apa predikat yang cocok untukku? Sebenarnya di mana batas antara kebaikan dan kejahatan? Tunjukkan padaku.
Hari ini musim tes untuk mencari sekolah baru. Karna kamu tinggal sendiri pada sebuah kamar yang cukup luas untuk seorang diri lalu kamu memberi tumpangan kepada teman seseorang yang tidak terlalu dekat. Padahal kamu tahu, kamu bukan tipe orang yang mudah tidur pada ranjang yang sempit. Kamu terjaga sampai pukul dua pagi, padahal besok ada ujian penting. Tidurmu tidak nyenyak dan mengantuk saat ujian. Kesehatanmu terganggu, orangtuamu tahu dan menjadi sedih. Apakah boleh jika aku mengusir orang yang bahkan tidak kamu kenal sama sekali? Itu terlalu menyakiti hatinya, atau aku meletakkan semua barang-barangnya di depan pintu rumah? Sepertinya ide yang bagus, namun bisa membuatnya malu. Seperti itu mungkin kulakukan, lalu apa sebutan yang pantas untukku? Sebenarnya di mana batas antara kebaikan dan kejahatan? Tunjukkan padaku.
Sebenarnya dimana batas antara kebaikan dan kejahatan? Ketika kamu jenuh untuk berbuat kebaikan? Atau ketika kenyamananmu terganggu dan orang lain menimbulkan kerugian untukmu? Atau apakah sebuah keikhlasan di dalam hatimu? Atau apa mungkin tidak ada batasnya? Aku benar-benar tidak tahu. Berikan jawaban untukku. Sebenarnya dimana batas antara kebaikan dan kejahatan? Tunjukkan saja padaku. Segera.