Untukmu pengaku keberuntungan;
Jangan beri tahu waktu
Tentang irisan-irisan detik denting
menggebu
Mengenai tamparan-tamparan penunggu
Lihat saja, begitu mudahnya
terheran-heran berlalu
Jangan beri tahu ragu
Tentang kediaman membisu tersumbat
peluh
Mengenai cakar buasnya siap menuju jitu
Lihat saja, derap mantap langkahnya
melaju
Jangan beri tahu rindu
Tentang debaran-debaran pemburu nafsu
Mengenai gejolak hati para pencipta pecandu
Lihat saja, mata di depannya bermuara
syahdu
Sekali lagi, jangan beri tahu waktu meragu merindu
Tentangku,
Bagaimana bisa hanya untuk menyukaimu
akan sesakit itu?
Mlg. 12.12.2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar